Jangan Kecewakan Pelanggan Anda

Kenapa kita harus menjaga "kepuasan" dari pelanggan kita? Karena jika mereka kecewa, maka itu akan menjadi sebuah virus yang menyebar dan akan membuat buruk reputasi dan nama usaha kita.

Jadilah Pelita

Pada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah sahabatnya. Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita. Orang buta itu terbahak berkata: “Buat apa saya bawa pelita? Kan sama saja buat saya! Saya bisa pulang kok.”

Warisan Bangsa Indonesia yang Terlupakan!!!

ob main tebak – tebakan yuk… Saya yang ngasih pertanyaan ya… Ayo kita mulai… Ayo tebak kira – kira siapa saja motivator dunia yang quote nya paling sering dikutip? Entah itu oleh motivator lokal kita kaya mario teguh, andrie wongso bahkan marshanda atau bahkan oleh kita sendiri.

WebQual, Metode untuk Menilai Kualitas Website. Bagaimana bentuknya?

Okeeee… Kita lanjutin pembahasan tentang Web Quality Dimension yuk hari ini. Nah, di hari ini saya ingin menerangkan tentang WebQual.. Wah makanan apaan itu?

Apa Makna Ukhuwah Bagimu Kawan?

Apakah arti kebersamaan dan persaudaraan bagimu kawan? Seperti apakah makna ukhuwah yang kau yakini? Adakah rasa yang tertancap di hati antara kita sama atau justru berbeda?

26 December 2013

Jadilah Pelita

Pada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah sahabatnya. Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita. Orang buta itu terbahak berkata: “Buat apa saya bawa pelita? Kan sama saja buat saya! Saya bisa pulang kok.”Dengan lembut sahabatnya menjawab, “Ini agar orang lain bisa melihat kamu, biar mereka tidak menabrakmu.” Akhirnya orang buta itu setuju untuk membawa pelita tersebut. Tak berapa lama, dalam perjalanan, seorang pejalan menabrak si buta.

Dalam kagetnya, ia mengomel, “Hei, kamu kan punya mata! Beri jalan buat orang buta dong!”
Tanpa berbalas sapa, mereka pun saling berlalu. Lebih lanjut, seorang pejalan lainnya menabrak si buta.

Kali ini si buta bertambah marah, “Apa kamu buta? Tidak bisa lihat ya? Aku bawa pelita ini supaya kamu bisa lihat!” Pejalan itu menukas, “Kamu yang buta! Apa kamu tidak lihat, pelitamu sudah padam!”

Si buta tertegun..Menyadari situasi itu, penabraknya meminta maaf, “Oh, maaf, sayalah yang ‘buta’, saya tidak melihat bahwa Anda adalah orang buta.” Si buta tersipu menjawab, “Tidak apa-apa, maafkan saya juga atas kata-kata kasar saya.” Dengan tulus, si penabrak membantu menyalakan kembali pelita yang dibawa si buta. Mereka pun melanjutkan perjalanan masing-masing.

Dalam perjalanan selanjutnya, ada lagi pejalan yang menabrak orang buta kita. Kali ini, si buta lebih berhati-hati, dia bertanya dengan santun, “Maaf, apakah pelita saya padam?” Penabraknya menjawab, “Lho, saya justru mau menanyakan hal yang sama.” Senyap sejenak. secara berbarengan mereka bertanya, “Apakah Anda orang buta?” Secara serempak pun mereka menjawab, “Iya.,” sembari meledak dalam tawa. Mereka pun berupaya saling membantu menemukan kembali pelita mereka yang berjatuhan sehabis bertabrakan.

Pada waktu itu juga, seseorang lewat. Dalam keremangan malam, nyaris saja ia menubruk kedua orang yang sedang mencari-cari pelita tersebut. Ia pun berlalu, tanpa mengetahui bahwa mereka adalah orang buta. Timbul pikiran dalam benak orang ini, “Rasanya saya perlu membawa pelita juga, jadi saya bisa melihat jalan dengan lebih baik, orang lain juga bisa ikut melihat jalan mereka.”

Pelita melambangkan terang kebijaksanaan. Membawa pelita berarti menjalankan kebijaksanaan dalam hidup. Pelita, sama halnya dengan kebijaksanaan, melindungi kita dan pihak lain dari berbagai aral rintangan (tabrakan!). Si buta pertama mewakili mereka yang terselubungi kegelapan batin, keangkuhan, kebebalan, ego, dan kemarahan. Selalu menunjliliuk ke arah orang lain, tidak sadar bahwa lebih banyak jarinya yang menunjuk ke arah dirinya sendiri. Dalam perjalanan “pulang”, ia belajar menjadi bijak melalui peristiwa demi peristiwa yang dialaminya. Ia menjadi lebih rendah hati karena menyadari kebutaannya dan dengan adanya belas kasih dari pihak lain. Ia juga belajar menjadi pemaaf.

Penabrak pertama mewakili orang-orang pada umumnya, yang kurang kesadaran, yang kurang peduli. Kadang, mereka memilih untuk “membuta” walaupun mereka bisa melihat. Penabrak kedua mewakili mereka yang seolah bertentangan dengan kita, yang sebetulnya menunjukkan kekeliruan kita, sengaja atau tidak sengaja. Mereka bisa menjadi guru-guru terbaik kita. Tak seorang pun yang mau jadi buta, sudah selayaknya kita saling memaklumi dan saling membantu.

Orang buta kedua mewakili mereka yang sama-sama gelap batin dengan kita. Betapa sulitnya menyalakan pelita kalau kita bahkan tidak bisa melihat pelitanya. Orang buta sulit menuntun orang buta lainnya. Itulah pentingnya untuk terus belajar agar kita menjadi makin melek, semakin bijaksana.

Orang terakhir yang lewat mewakili mereka yang cukup sadar akan pentingnya memiliki pelita kebijaksanaan.

Sudahkah kita sulut pelita dalam diri kita masing-masing? Jika sudah, apakah nyalanya masih terang, atau bahkan nyaris padam? JADILAH PELITA, bagi diri kita sendiri dan sekitar kita.

Sebuah pepatah berusia 25 abad mengatakan: Sejuta pelita dapat dinyalakan dari sebuah pelita, dan nyala pelita pertama tidak akan meredup. Pelita kebijaksanaan pun, tak kan pernah habis terbagi. Bila mata tanpa penghalang, hasilnya adalah penglihatan. Jika telinga tanpa penghalang, hasilnya adalah pendengaran. Hidung yang tanpa penghalang membuahkan penciuman. Fikiran yang tanpa penghalang hasilnya adalah kebijaksanaan.

23 December 2013

Ini nih cara BBMan di Windows Gan!!

Kayaknya sekarang pasti udah jarang banget yang gag tau apa itu BBM. Penjelasan sedikit ya, BBM itu kepanjangan dari Blackberry Messenger, awalnya aplikasi ini merupakan aplikasi bawaan di smartphone Blackberry yang digunain buat chatting. Nah, sekarang ini BBM tidak hanya dapat dinikmati di Blackberry doang, tapi juga dapat kita gunakan di android atau iPhone.Kereeeenn kan. Akibatnya, BBM mulai semakin booming. Tapi, ternyata BBM juga dapat kita nikmatin di windows lho.. Penasaran caranyaaaa??? Cekidottt...

1. Pastikan kalian memiliki PC/Laptop yang OSnya Windows 7. udah tau OS kan?? OS itu Operating System/Sistem Operasi (Sekedar menginggatkan). pastikan juga ada koneksi internetnya dan yang paling penting 1 account google.
2. Next Step install Blue Stack App Player. download disini > bluestacks.com/app-player.html (proses install agak lama, sabar dikit sambil ngopi)
3. Setelah install kemudian jalankan Blue Stack, tampilannya nanti akan seperti tablet android.


4. Selanjutnya pada kolom atas ketik BBM, nanti akan muncul apkikasi BBM kemudian klik, kalau ada tab setting yang muncul klik Continue/next sampai muncul perintah untuk memasukan email.


 5. Kemudian masukkan email google kalian dan klik masuk


6. Kalau sudah klik selesai dan kemudian klik lets go


7. Kalian akan di arahkan ke App Store Android, klik install/pasang lalu tunggu proses download BBM selesai.


 8. Jeng jeng jeng jeeeng... BBM siap digunakan. Bagi yang sudah punya Blackberry ID tinggal login aja.. Selamat mencoba Cara BBM-an di Windows dan selamat menikmati.

18 December 2013

Sabar itu Kayak Makan Durian


Sabaarr…
Banyak yang bilang kalau kata ini kaya mata pisau yang punya dua sisi. Kenapa? Karena di satu sisi ia sangat mudah kita ucapkan terutama saat orang lain sedang mengalami kesulitan, tapi di lain waktu saat kita yang sedang mengalami kesulitan atau mendapat musibah kebanyakan dari kita suliiiitt banget buat menerapkan sabaar itu ya. Sabar itu buat saya ibarat durian, kalau dimulut rasanya manis, tapi kalau kita terkena sendiri rasanya sakit karena durinya itu loh.
Contohnya begini, ada seorang dokter yang setiap hari kerja di rumah sakit. Nah, hampir setiap hari dia menyaksikan pasien – pasiennya ada saja yang menghembuskan nafas terakhir. Entah itu karena kanker, penyakit jantung, stroke atau karena tumor. Kalau situasinya sudah begini, maka tugas dialah yang menenangkan keluarga pasien yang telah wafat. Menenangkan anak – anak yang kehilangan ayah mereka atau menenangkan sang istri yang tak siap untuk menjadi janda. Ya, ini memang tugasnya sebagai  dokter.
Tapi suatu hari, ternyata istrinya mengidap tumor otak. Parahnya lagi, tumor tersebut ternyata sudah besar dan sangat sulit untuk diangkat bahkan lewat operasi sekalipun. Akhirnya setelah beberapa waktu istrinya wafat karena tumor tersebut sudah tak bisa dibendung lagi. Kira – kira apa yang dialami sang dokter?
Ia depresi, berhari – hari ia mengurung dirinya di dalam kamar. Berhari – hari ia hanya makan mie instan #miripsayadikosan. Berhari – hari ia tidak masuk kerja. Berhari – hari ia abaikan indahnya dunia. Kenapa? Karena ia tidak siap menerima realita dan takdir tuhan. Ia tidak siap kehilangan sesuatu yang sangat dicintainya. Ia tidak siap kehilangan belahan hati yang selama ini menemaninya.
Ya, kata – kata “sabar” yang dulu selalu ia berikan kepada pasien – pasiennya ternyata tak berefek pada dirinya sendiri. Ketika ia mengalami sendiri, realita ternyata lebih sulit untuk diterima da ternyata sabar itu lebih sulit dilaksanakan dan tak semudah ketika mengucapkannya.
Gimana sob? Pernah mengalami situasi seperti ini? Mungkin gag persis sih, cuma mirip – mirip lah. Contohnya saat gagal ujian, ada mata kuliah yang harus mengulang, skripsi yang belum jadi – jadi, bisnis yang gagal, atau diputusin pacar? Hehe.. masikah bisa sabar?
Jadi ingat kata – kata seorang ustadz, sabar itu hanya dimiliki oleh orang – orang yang terlatih. Ibarat karate, sabar itu bakal dimiliki kalau kita udah mencapai sabuk biru ke atasnya. Jadi kalau kita masih sabuk putih atau kuning pasti sulit buat menjalankannya. Sabar itu gag bicara soal kita kuat atau gag, kita pintar atau gag, tapi soal kemampuan menerima realita dan melakukan tindakan yang seharusnya kita lakukan. Jadi mari kita mulai berlatih dari saat ini. Berlatih buat jadi orang – orang yang bisa sabar, jadi orang yang selalu bersyukur dan menerima realita yang telah ditakdirkan oleh Allah SWT.  

16 December 2013

Warisan Bangsa Indonesia yang Terlupakan!!!

                Sob main tebak – tebakan yuk… Saya yang ngasih pertanyaan ya…  Ayo kita mulai… Ayo tebak kira – kira siapa saja motivator dunia yang quote nya paling sering dikutip? Entah itu oleh motivator lokal kita kaya mario teguh, andrie wongso bahkan marshanda atau bahkan oleh kita sendiri. Hmmmm. Saya yakin jawabannya gaga jauh – jauh dari Nelson Mandela, Anthonny Robbins, Mahatma Gandhi, Dale Carnegie, Napoleon Hill, Malcomm C Galdwell, Maxwell, atau Brian Tracy. Bener gag?
                Emang sih kalau kita share quote dengan adanya embel – embel nama mereka di belakangnya, maka akan terlihat lebih keren. Entah itu kita share di twitter, facebook atau blog. Seakan – akan quotw tadi kalau udah ada nama mereka semakin bertambah kuat sekuat superman kali ya.. atau ternyata berefek buat menambah kegantengan atau kecantikan kita yang udah ng-share Hehehe.. Tapi emang kok, ini realitanya. Buktinya para motivator kita juga sering pake banget buat ngutip quote- quote dari para motivator dunia ini. Baik yang udah senior atau yang masih amatiran.
                Tapi sadar gag sob, ada yang telah hilang dan kita lupakan? Sebuah warisan bangsa Indonesia! Bahkan banyak yang tidak sadar akan hal ini. Apa itu? Penasaran? Ayo kita tanya sama mbah darmo.. eeehh… Jawabaaaaaannnnnya aadaaalaaaaahhhh….. eng ing eng #kayakuisditipitipihehehe Jawabannya adalah kita lupa bahwa nenek moyang kita telah meninggalkan warisan pepatah dan peribahasa yang tidak kalah dahsyaaatt!!! Ini nih contoh kearifan lokal negeri kita tercinta. Masih ingatkan sob, waktu kita diajarkan peribahasa saat sekolah dulu? Atau jangan – jangan udah pada lupa -_____-. Ini nih contohnya:
                “Berjalan pelihara kaki, bicara pelihara lidah”, artinya itu jangan suka sembarangan atai sembrono
                “Semut di seberang lautan tampak, gajah dipelupuk mata tak tampak”, artinya jangan suka mencari – cari kesalahan orang lain padahal kesadaran diri sendiri yang besar lupa
                “Sekali lancung ke ujian, seumur orang tak percaya”, artinya jangan suka menyia – nyiakan amanah dan jagalah kepercayaan orang lain.
                “Tak ada gunung yang tak dapat di daki, tak ada lurah yang tak dapat dituruni”, artinya taka ada cita – cita yang tidak dapat dicapai.
                Gimana sob? Keren – keren kan. Malah lebih dahsyat pepatah dan peribahasa kita karena semuanya bermajas, seperti hiperbola, ironi atau personifikasi, jadi lebih jleb! masuk  ke hati. Selain itu kan nilai – nilai yang terkandung di dalamnya mencerminkan budaya bangsa kita. Semoga aja setelah saya nulis tulisan ini dan ente semua sob yang udah baca tulisan ini kita gag akan pernah lupa lagi sama warisan luar biasa dari nenek moyang kita yang tercinta ini ;)

07 December 2013

Ngidam Buku Programming Absurd


Entah kenapa sejak mengenal dunia komputer pertama kali, khususnya dunia programming saya belum pernah menemukan satu bukupun tentang programming yang tidak membosankan. Mulai dari buku Algoritma dan Pemograman Dasar, MySQL, HTML5, Data Mining, PHP hingga HTML semuanya terkesan garing dan membosankan, bener gag? Terutama buat mahasiswa informatika nih,, ooiiii mana suaranya? Hehe… Ini curhatan tentang kaliaann lohhh…
Mulai dari bahasa yang kaku dan supeerr duperr monoton ditambah lagi dengan kodingan yang membuat mata saya terkadang lebih memilih melihat semut yang lagi berantem dibanding kodingan yang bikin mata sakit kaya ditusuk bambu runcing yang digunakan pasukan Panglima Sudirman dulu.  Hehe gag nyambung ya… Ya tapi memang realitanya begitu sob, susaaahh banget nyari buku yang bisa buat kita betah lama – lama baca dan belajar kodingan, pengennya ada buku yang buat saya kaya baca novelnya Dee atau Tere Liye sehingga betah berjam – jam ngebacanya, bahkan sampai lupa makan dan diam – diam ternyata negara api akhirnya menyerang #eehh.
Kadang saya malah berfikir, ini memang sudah takdirnya anak – anak informatika untuk pasrah dan menerima keadaan ini. Mungkin ini salah satu ujian kesabaran dan pembuktian seberapa serius kita untuk menuntut ilmu. Semakin kita kuat untuk tahan belajar dan membacanya, semakin kita tahan untuk tidak tertidur di halaman awal buku tersebut atau semakin kita tahan melihat bahasa kodingan yang bahkan belum ada kamusnya ini (coba aja cari di gramedia, pasti gag ada kamus bahasa PHP, HTML atau C pasti gag akan ketemu. Percaya deh!), maka akan semakin diakui sebagai dewa kodingan lah kita :D.
Hal ini juga kadang yang menyebabkan kami (anak informatika) lebih senang nyari tutorial di internet dibanding di buku. Selain karena lebih enak karena bisa sambil facebookan atan twitteran, internet jauh lebih praktis dan efisien, tinggal googling langsung dapet deh, malah kalau beruntung udah langsung jadi tuh programnya.. Ya .. tinggal pake jurus pamungkas, Ctrl+C lalu Ctrl+V taraaaaaa… langsung jadi dah tuh program, senaaanngnya bukan main… lanjut lagi facebookan dan twitterannya #eh…
Alasan lainnya, karena kita memang gag pernah baca buku tentang kodingan itu, sehingga gag tau isi buku itu apa, ada gag permasalahan yang kita cari di buku itu, kira – kira kalau nyari bakal ketemu atau gag dan gag tahu juga ada di halaman mana. Nah semua ini jadi pertimbangan yang akhirnya membuat buku – buku kodingan tadi tergeletak tak berdaya di rak buku dan masih suci dari sentuhan sang pemiliknya dan sangat sempurna menjadi salah satu hiasan kamar.
Mungkin hal ini dapat menjadi pertimbangan para dosen, master dan professor serta para penulis buku kodingan untuk kembali insyaf dari membuat tutorial atau buku yang membuat kodingan yang sulit semakin sulit dipahami oleh mahasiswa dan pembacanya. Bahkan kadang muncul ide, kenapa gag saya aja yang buat buku kodingan yang “sedikit kreatif” hehe, kali aja laku kan sob, setidaknya udah berani tampil beda, ya gag? Kalau inget kata – katanya Yoris di bukunya Creative Junkies, “We need to be creative”- Kita harus menjadi pribadi yang kreatif- karena kreatifitaslah yang akan membuat kinerja otak kita menjadi maksimal. Ya gag? :D

Ide saya sih, gag usah ribet-ribet sampai harus buat gambar yang banyaaakk disetiap halamannya nanti malah jadi komik hehe, tapi cukup gunain permainan bahasa yang lebih “friendly” bagi pembaca, sedikit hiasan dan kreatifitas di halaman – halaman, serta kalau bisa ada sedikit animasi. Insya Allah ini akan sedikit membuat belajar programming menjadi lebih menyenangkan :D. Kalau butuh referensi buku yang gag ngebosenin tapi “berisi” coba cek buku “Kreatif Sampai Mati” karya Wahyu Aditya, atau “Creative Junkies” karya Yoris Sebastian, “Kitab Anti Bangkrut” karya Jaya YEA, atau buku – buku karya Ippho santosa. Semoga dunia informatika Indonesia semakin cerah di masa depan, dan tidak hanya menghasilkan para autis – autis yang betah di depan laptop tapi juga para pemikir kreatif untuk bangsa dan negara ini. Likeeee (y)..

05 December 2013

Cerita Satu Malam di Bogor

Huaaahhh...
Akhirnya.. Walaupun sekarang lagi di tengah - tengah kesibukan kuliah dan organisasi yang seabrek banyaknya, ada juga kesempatan buat jalan - jalan keluar dari sumpeknya keramaian Bandung... Kira - kira ada yang tahu ke mana saya pergi?
Eng ing eng jawabannya adalaaaahhh... #sambilnirusuarapenyiarkuisditipiituloh
Bogooooorrr... Yap saya ada kesempatan buat jalan - jalan di kota bogor walaupun cuma semalem.. hehehe soalnya siang esok harinya ada assessment boy, ya kaya ujian gitu di kampus makanya gag bisa lama - lama di Bogor.

Di Bogor ini sebenarnya gag direncanain, eh direncanain ding #ababilkeluar  tapi bukan buat jalan - jalan. Saya ke bogor karena mengantar salah satu saudara (saudara seiman bukan sekandung) buat ikutan DM 2 di Bogor, ya semacam pelatihan kepemimpinan gitu, maklum aktivis #eeaaaaa :D
Berangkat dari Leuwipanjang sekitaran jam 7 malam di bawah guyuran hujan kota Bandung kemudian sampai di Bogor sekitar jam 10an malam. Ya, sekitaran tiga jam di jalan. Wuihh ini kali pertama kaki gemuk saya menancapkan kegagahannya di kota hujan ini hehe.. Dulu sempat sih ke Bogor, cuma sampai tepiannya doang tapi gag nyampe ke pusat kotanya :D. Kita diturunin di depan terminal Baranangsiang, dalam hati saya bergumam, mana ya terminalnya, kok gag kelihatan? Ohhh ternyata terminal ini memang sepi kalau malam hari, jadi kehadirannya seakan gag ada, mirip kaya kuroko di film Kuroko no Basuke itu ya,, #eeehh :D
Nah, disini saya baru menemukan "hal yang baru" lagi.. :D apa saja itu?
Pertama, saya baru tahu ada tempat makan yang modelnya itu makanan diletakin semua di depan warung dan kita bebas memilihnya. Saya gag tau ini tempat makan model apa namanya karena di Bandung saya gag nemuin tempat makan yang kaya gini, apalagi di Pekanbaru hehe... Jadi dari penjualnya kita cuma dikasih nasi dan bebas milih makanan apa saja. Ada ikan, ayam, dan baaaannyaaaakkkk... Hampir sama kaya warteg sih modelnya, cuma ya yang bikin "beda" itu tata cara penyajiannya. Setelah nyari - nyari di google akhirnya nemun juga gambarnya nih..

Kedua, saya baru nyadar ternyata julukan kota 1001 angkot itu bener hahaha... Sebelumnya saya gag percaya - percaya amat dengan julukan lelucon ini, tapi setelah melihat dengan mata kepala sendiri saya baru sadar ternyata mereka semuaaa bener.. ckckck sebanyak - banyaknya angkot di Bandung ternyata Bogor masih mampu menang jauh...

Ketiga, walaupun angkotnya banyak, tapi kota Bogor masih lebih bersih dibanding dengan kota Bandung.. Kalau kota Bandung, walaupun di sebut kota Bambang eh Kembang.. Tapi yang sekarang mengembang bukan bunga - bunga tapi sampaaaaahhh... Semoga pak Emil bisa segera merealisasikan idenya untuk membuat Bandung lebih tertata kebersihannya...

Okee mungkin itu dulu catatan singkat saya sesuai dengan perjalanan saya yang emang singkat bangeeett :D semoga suatu saat ada rejeki lagi dan bisa jalan  - jalan menelurusi eksotisme kota Bogor...

Sayonara Bogoorr.. #lambai- lambaikan tissue yang basah oleh air mata hehehe

03 December 2013

Hujaan.. Ya.. Hujaannn

Sore ini di salah satu sudut kota kembang, Bandung. Duduk sembari ditemani rintik – rintik hujan yang di bulan – bulan ini mulai rutin mengguyur kota perjuanganku ini. Semakin lama rintik – rintik hujan semakin deras turun, bergerombol menerkam apa saja yang ada di bawahnya. Keroyokan tak kenal ampun. Di luar sana orang – orang mulai berlari, tak hendak basah oleh hujan yang semakin deras. Mengamankan dirinya masing – masing. Ruko – ruko dan warung tenda di tepi jalan seketika berubah menjadi tempat berteduh yang paling nyaman. Mulai dari para gelandangan hingga para eksekutif pengendara motor yang apes tidak membawa jas hujan. Ya .. inilah fenomena yang acap kali berulang terjadi saat hujan mulai turun mengguyur bumi.
                Hujan…
                Ya… Selalu ibarat dua mata uang yang tak pernah benar dan tak pernah salah. Di satu sisi banyak yang mengumpat dan memaki turunnya hujan. Hujan membuat mereka terlambat datang ke kantor, ke sekolah, bertemu klien atau sekedar makan siang hingga telat menjemput tambatan hati. Namun di sisi lain, hujan menjadi hal yang paling ditunggu – tunggu oleh anak – anak pengojek payung, para penjual di warung – warung tenda di pinggir jalan atau para petani di kaki gunung sana.
                Hujaaann..
                Kadang ia membuat hati yang sedang kalut bertambah kalut. Membuat hati yang terluka menjadi semakin menganga. Membuat jiwa – jiwa galau semakin dalam masuk dalam relung kesedihannya. Namun terkadang ia membuat teduh jiwa – jiwa yang sedang sepi, menjadi sumber inspirasi otak – otak yang sedang putus asa dan kadang mengembangkan senyum pada wajah – wajah sendu.
                Ya hujan…

                Begitu malang nasibmu… Kadang kau dipuja.. Kadang kau di caci… Kadang kau dinanti.. namun kadang kedatanganmu dimaki… Namun satu yang pasti.. Kau selalu setia, menemani perjalanan hidup ini.. Entah kau dicaci atau kau dipuji…  

24 November 2013

WebQual, Metode untuk Menilai Kualitas Website. Bagaimana bentuknya?



Okeeee… Kita lanjutin pembahasan tentang Web Quality Dimension yuk hari ini. Nah, di hari ini saya ingin menerangkan tentang WebQual.. Wah makanan apaan itu?

WebQual itu teknik atau metode yang kita gunakan untuk mengukur kualitas website dengan berdasarkan persepsi pengguna akhir (end user).

Barnes dan Vidgen mengatakan bahwa WebQual disusun berdasarkan 3 dimensi yang akhirnya membentuk kualitas desain web, yakni:

- Kualitas Informasi Website (Web Information Quality)

- Kualitas Desain Web (Site Design Quality)

- Kualitas Penggunaan (Usability Quality)

Nah setelah kita tahu WebQual itu apa, kita akan membahas tentang Kualitas Informasi Website. Kira – kira nih menurut teman – teman website seperti apa sih yang memiliki kualitas informasi yang baik?

Setidaknya ada tiga hal yang bias menjadi parameter sebuah website memiliki kualitas informasi yag baik, yaitu:

- Akurat, yang berarti informasi di dalam website harus bebas dari pembiasan penafsiran dan tujuan informasi dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah oleh pembaca.

- Tepat pada Waktunya, Informasi yang dihasilkan up to date dan tidak using.

- Relevan, berarti informasi yang disediakan oleh website akan memberikan manfaat bagi penggunanya

Oke, sekarang masuk poin kedua ya, yakni Kualitas Desain Web. Maksud dari kualitas desain web meliputi bagaimana kemampuan web dalam memberikan tampilan dan interface yang memiliki nilai estetika dan fungsi yang maksimal. Termasuk bagaimana website menata informasi, tampilan menu, pemilihan warna dan font.

Lalu kalau kualitas penggunaan meliputi kemudahan dalam mempelajari dan dimengertinya informasi yang diberikan oleh website. Termasuk juga kemudahan dalam penelusuran, pengoperasian situs dan system navigasi.

Oke hari ini cukup di sini,…. Besok kita sambung lagi ya…. Oke… Keep stay tune in My Website ya..

20 November 2013

Mengenal Lebih Dekat Web Quality Dimension



Wah udah lama ya gag update blog nih.. Maaf hari – hari sekarang disibukkan dengan agenda yang seabrek banyaknya. Jadinya banyak waktu yang seharusnya bias dioptimalkan untuk menulis malah terpakai untuk mengerjakan agenda lain. Harap maklum ya.. J

Hari ini saya akan sedikit demi sedikit menambah isi blog ini dengan materi – materi kuliah yang saya jalani di Univ. Telkom. Jadi untuk teman – teman semua, tema blog ini pastinya bertambah dengan adanya materi kuliah ini. Semoga bermanfaat yah ke depannya dan gag pernah bosen mantengin blog saya.

Oke, dipostingan hari ini saya akan berbicara tentang Web Quality Dimension atau Dimensi Kualitas Website… Apa sih WQD itu? Ayo kita cek..

Web Quality Dimension adalah komponen/faktor yang menjadi parameter dan penentu kualitas dari sebuah website. Jadi, komponen – komponen inilah yang nantinya akan menentukan apakah website tersebut baik atau tidak.

Selain Web Quality Dimension ada juga yang dinamakan dengan Web Based Application. Apalagi tuh? Web Based Application (Aplikasi Berbasis Web) adalah aplikasi – aplikasi yang bias diakses oleh jaringan internet. Semua aplikasi yang ada di web broser juga termasuk ke dalamnya.

Oke… Sampai di sini dulu ya pengenalan tentang Web Quality Dimension.. Insya Allah besok kita lanjutkan lagi sob…

12 November 2013

Apa Makna Ukhuwah Bagimu Kawan?


Apakah arti kebersamaan dan persaudaraan bagimu kawan? Seperti apakah makna ukhuwah yang kau yakini? Adakah rasa yang tertancap di hati antara kita sama atau justru berbeda?

Adakah ukhuwwah terasa manis terasa, sehingga membuat hari – hari kita berwarna, ataukah ukhuwah itu terasa hambar dan tak berasa hingga ada dan tidak adanya mereka tidak berarti apa – apa bagi diri kita? Atau jangan – jangan justru ukhuwah itu terasa pahit? Hingga kedatangan saudara kita justru menyakitkan hati, menyesakkan dada dan membuat hati menjadi gundah gulana. Bagaimana kawan?

Manusia memang makhluk yang tak lepas khilaf dan salah. Tapi tak ada salahnya kita juga berbenah hati, apakah rasa keakuan dan selfcentris kita terlalu dominan hingga terkadang melahirkan keangkuhan dan keakuan?

Ingatlah dahulu bertahun – tahun lamanya ilmu filsafat mencatat bahwa alasan untuk kita berinteraksi dan menjalin hubungan dengan orang lain hanyalah demi kepentingan pribadi atau hanyalah sekedar penyeimbang untuk menjaga egoisme. Darwin kemudian datang dan semakin mempertegas individualitas ini. Bahkan apa yang disampaikan oleh Darwin semakin tajam dimana ia menganggap hubungan sejati adalah persaingan total. Persaingan memperebutkan siapa yang terkuat. Persaingan untuk saling mengalahkan dan menjatuhkan. Apakah serendah itukah hubungan antar manusia? Seego itukah manusia? Semuanya sungguh adalah ‘kebenaran’ yang terasa menyesakkan dan menyakitkan.

Lalu seiring berkembangnya penelitian akhirnya sebutir embun menetes untuk menyegarkan hati kita. Ialah Joseph Henrich, seorang antropolog dari University of Michigan dan koleganya Robert Boyd dari University of California in Los Angeles. Mereka menyimpulkan hal yang menarik. Mereka mengatakan bahwa upaya kerjasama bukan lahir dari hasil kedirian, kemungkinan ini adalah buah dari upaya turun – temurun menjamin kelangsungan dan lestarinya jenis makhluk yang bernama manusia. Bukanlah secara pribadi, melainkan berjamaah.

Henrich dan Boyd menambahkan bahwa manusia dibekali oleh dua kecenderungan dalam meniru. Yang pertama adalah kecenderungan untuk meniru dan menjadi sama dengan kelompok mayoritas. Yang kedua adalah kecenderungan untuk meniru dan menjadi smaa dengan pribadi – pribadi berprestasi. Kedua peniruan ini membuat seluruh manusia setahap demi setahap menuju keberhasilan yang positif. Mereka juga memberikan catatan pada penelitiannya, bahwa kemampuan pribadi – pribadi untuk memberi pemaknaan pada hidupnya, akan pula menguatkan pemaknaan mereka terhadap hubungan yang pada akhirnya membuat kerja sama menjadi suatu kekuatan yang cantik, manis dan agung.

Lalu kembali lagi, bagaimanakah pemaknaan kita terhadap ukhuwwah?

20 October 2013

Tidak Mudah Untuk Fokus


Siapa bilang fokus itu mudah? Itu semua kebohongan yang sering diumbar – umbarkan oleh para motivator murahan yang cuma bisa memberi nasihat namun kosong praktek dan pengalaman.

Siapa bilang fokus itu tanpa hambatan? Hanya mereka yang tertidur yang tidak menjumpai hambatan dalam keseharian mereka. Hanya mereka yang memutuskan menyerah dan berhenti yang hidupnya biasa-biasa saja….

Fokus itu tidak mudah kawan, setidaknya itulah yang terasa. Banyak sekali godaaan yang datang, entah itu dari eksternal ataupun internal diri sendiri. Mulai dari godaan untuk jalan – jalan, games hingga menonton film, dll. Semua ini mengkerucut menjadi satu yaitu, menghilangkan fokus yang sedang dicoba untuk dibangun.

Mungkin kita pernah melihat beberapa orang yang memiliki tingkat fokus yang bagus, tapi sebelum bermimpi memiliki tingkat fokus seperti mereka, coba periksa track record mereka. Pasti mereka telah menjalani training/latihan sehingga tumbuh habit(kebiasaan) yang akhirnya menjadi fokus mereka.

Ya, mulai hari ini saya mencoba mengevaluasi fokus yang akan diambil dan menjadi lebih disiplin dalam menjalankannya. Semoga untuk yang kali ini tidak akan ada kata tergelincir lagi.. Amien….

11 October 2013

Betapa Nikmatnya Di Doakan oleh Para Malaikat



Siapa yang mau didoakan malaikat, cunngg?? Suatu kenikmatan yang sangat luar biasa jika diri kita ini didoakan oleh makhluk yang sangat patuh kepada Allah SWT dan setiap doanya pasti diijabah. Penasaran seperti apa manusia yang akan didoakan oleh para malaikat? ini dia…

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci”. (Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)



2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’” (Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)



3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan” (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)



4. Orang-orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf” (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)



5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.

Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu”. (Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)



6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.

Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat akan selalu bershalawat ( berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia’” (Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)



7. Orang-orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah.

Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat’” (Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)



8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.

Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’” (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., Shahih Muslim no. 2733)



9. Orang-orang yang berinfak.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’” (Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)



10. Orang yang sedang makan sahur.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur” Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa “sunnah” (Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)



11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh” (Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib ra., Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, “Sanadnya shahih”)



12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.

Rasulullah SAW bersabda, “Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain” (Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)

24 September 2013

Ini dia jenis konten yang akan membuat website anda “terlempar” dari google



Semenjak diluncurkannya pada februari 2011 lalu, Google Panda menjadi salah satu “musuh” yang ditakuti oleh para blogger. Kenapa? Karena Google Panda dapat membuat website anda yang semula berada di ranking yang cukup tinggi terlepar sangat jauh karena Panda menganggap website anda termasuk dalam kategori website berkualitas rendah.

Google Panda memang diciptakan oleh google untuk memberantas website – website berkualitas rendah dan hanya mampu mengcopy-paste saja. Sejak pertama kali diluncurkan hingga saat ini, tercatat sudah lebih dari 25 kali algoritma Google Panda diupdate. Oleh karena itu, sebagai blogger kita wajib mengantisipasi jangan sampai website kita terdepak dari ranking google.

Nah, setidaknya ada 3 jenis konten yang pasti akan menyebabkan website dianggap memiliki kualitas rendah, yaitu:

1.Konten yang memiliki kualitas rendah

Maksud dari konten yang memiliki kualitas rendah adalah konten – konten yang ditulis secara asal – asalan dan banyak , memiliki kesalahan dalam penulisan. Nah makanya mulai saat ini kita mulai memperhatikan kualitas dari konten kita J

2. Konten yang terlalu singkat

Google panda juga memangsa website yang memiliki konten terlalu singkat, baik itu postingan atau halaman. Nah sekarang coba periksa website anda sekarang, mungkin saja ada postingan atau halaman yang seperti ini.

3. Konten yang hanya copy-paste

Penyakit copy-paste mungkin sudah banyak dilakukan oleh para blogger. Nah, buat anda yang gemar melakukan ini mulai hari ini berhati – hatilah karena Panda bisa – bisa justru melempar website anda jauh.

Ini dia 3 jenis konten yang mungkin akan membuat Google Panda melirik, melahap dan melempar website anda. So, mari mulai berhati – hati.

Bagaimana tanggapan anda? Apa Anda punya informasi lain?

10 September 2013

Pemuda Pilihan dan Karakter Pilihan



Pentingnya membangun karakter pemuda agar bisa memiliki daya saing yang tinggi menjadi suatu hal yang harus disadari oleh bangsa ini. Karena, untuk membangun peradaban bangsa hingga mencapai titik kluminasinya, dibutuhkan pemuda – pemuda yang memiliki kapasitas luar biasa dan kapasitas tersebut hanya bisa diperoleh melalui karakter – karakter pilihan.

Mereka yang berjuang dalam bidang politik misalnya, tentu membutuhkan pemuda – pemuda yang rela berkorban, inspiratif, dan lain sebagainya. Karakter tersebut dibutuhkan agar ia menjadi pemuda yang memiliki daya saing yang tinggi dan menjadi politisi muda berbakat yang tak tertandingi namun tidak melupakan kebermanfaatan dan kepedulian yang diberikannya kepada masyarakat. Bidang politik saat ini membutuhkan sosok negarawan sejati yang mampu “memberi” kepada masyarakat, bukan hanya mementingkan diri sendiri dan kelompok. Pemuda yang berkualitas tentu bukan hanya yang mampu menjadi “pemenang” semata, tapi juga menjadi pemimpin yang mengayomi masyarakat.

Bidang hukum juga membutuhkan pemuda yang berani, jujur, adil, dan lain sebagainya. Mereka diharapkan mampu menjadikan Indonesia menjadi “negara hukum” yang bisa benar – benar memberikan jaminan keadilan bagi seluruh warganya. Mereka juga diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap hukum yang pada saat ini mulai pudar karena hal ini sangat esensial bagi tegaknya bangsa Indonesia ini. Hukumlah yang mengikat semua warga negara agar bisa berbuat baik sesuai dengan norma dan nilai.

Selain hukum, Indonesia juga membutuhkan pemuda – pemuda yang memiliki kapasitas mumpuni dibidang ekonomi. Mereka diharapkan mampu mengeluarkan dan membebaskan Indonesia dari himpitan ekonomi, krisis ekonomi global, dan tingginya depresiasi rupiah terhadap dollar amerika. Pemuda – pemuda yang memiliki karakter pantang menyerah, memiliki visi ke depan serta berani mengambil resiko menjadi tumpuan harapan bangsa ini. Mereka mampu membawa dunia usaha kembali ke aras yang benar, bukan hanya menyelamatkan tapi membawa ekonomi Indonesia ke puncak kejayaannya.

Aspek lain yang juga tak kalah pentingnya untuk diisi oleh para pemuda yang berkualitas adalah agama. Aspek ini menjadi sangat penting di tengah – tengah kondisi yang carut marut dan membutuhkan pendekatan religius yang tepat. Fenomena akhir – akhir ini semakin menunjukkan berkembangnya paham keagamaan yang bersifat tekstualis dimana agama dipahami hanya sekedar ritual semata. Untuk itulah dibutuhkan para pemuda yang mampu menghargai perbedaan, cerdas dalam berdakwah, memahami agama secara keseluruhan, dan lain sebagainya. Karakter ini harus ada agar para pemuda ini mampu menunjukkan wajah asli dari agam yang penuh damai, membawa rahmat, kedamaian dan menyejukkan.

Bagaimana menurut anda? Apa ada pendapat lain? Atau ada sisi lain yang perlu dibenahi?

28 August 2013

Pemuda dan Kualitas Diri

Salah stau hal yang membuat peran kaum muda menjadi begitu sentral dan penting adalah karena keberadaan para pemuda ini memberikan sinyal yang membangkitkan semangat perubahan. Jiwa pemuda yang masih “segar” dan “baru” membuat para pemuda memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan mereka yang sudah lebih senior.

Kaum muda cenderung lebih berani dalam mengambil keputusan, tanpa takut dan gentar dalam menghadapi resiko yang akan mereka hadapi walaupun terkadang pengambilan keputusan ini dilakukan dengan agak gegabah. Hal ini disebabkan oleh jiwa mereka yang bergejolak dan menyala – nyala.

Selain semangat perubahan dan jiwa pemberontak, kaum muda memiliki keunggulan dalam segi fisik. Kaum muda memiliki fisik yang lebih segar, otot yang kuat dan semangat serta kecerdasannya sangat bisa diandalkan. Gejolak jiwa muda inilah yang sering kali membawa pergolakan peradaban.

Akan tetapi, untuk menjadi sosok pemuda yang mampu merubah peradaban bukanlah perkara yang mudah. Mereka adalah pemuda – pemduda yang memiliki kualitas diri yang bisa diandalkan. Kita ambil contoh seorang Napoleon Bonaparte, tentu ia tidak akan bisa diangkat menjadi seorang panglima perang jika tidak memiliki teknik memimpin pasukan dan pertempuran yang brillian. Begitu juga dengan Aleksander Agung, walaupun ia anak dari seorang raja, akan tetapi jika tanpa kemampuan memimpin yang mumpuni, mustahil ia akan bisa menjadi salah satu raja terbesar dalam sejarah romawi, bahkan namanya lebih harum dari nama ayahnya.

Begitulah, seorang pemuda tidak mungkin bermetamorfosis menjadi seorang tokoh besar yang mampu melakukan perubaha jika tidak memiliki kualitas individu yang mumpuni. Tidak akan bisa nama seorang pemuda yang “biasa – biasa saja” tertulis dengan tinta emas dalam lembaran sejarah. Kualitas pemuda ini terdiri dari berbagai macam aspek seperti intelektual, kepemimpinan hingga finansial.

Dari sekian banyak modal untuk mencapai kesuksesan para pemuda, salah satu yang cukup penting bagi pemuda untuk berdaya saing justru terletak dalam karakter pribadinya. Apabila seorang pemuda memiliki bekal intelektual dan materi yang cukup namun tidak memiliki mental yang kuat untuk berhasil, maka sia – sialah kelebihan yang dimilikinya tersebut. Oleh karena itu dibutuhkanlah karakter pemuda yang kuat agar ia bisa menjadi sosok yang sanggup mengubah sejarah dan peradaban menjadi lebih baik.

Bagaimana? Apa anda setuju? Atau anda memiliki pendapat lain?

08 August 2013

Apa itu Paradigma?



Paradigma dalam bahasa Inggris disebut paradigm dan dalam bahasa Perancis disebut paradigme, istilah tersebut berasal dari bahasa Latin, yakni para dan deigma. Secara etimologis, para berarti (di samping, di sebelah) dan deigma berarti (memperlihatkan, yang berarti, model, contoh, arketipe, ideal). Sedangkan deigma dalam bentuk kata kerja deiknynai berarti menunjukkan atau mempertunjukkan sesuatu. Berdasarkan uraian tersebut, secara epistemologis paradigma berarti di sisi model, di samping pola atau di sisi contoh.

Paradigma juga bisa berarti, sesuatu yang menampakkan pola, model atau contoh (Lorens Bagus, 2005: 779). Lorens Bagus (2005: 779) dalam Kamus Filsafat memaparkan beberapa pengertian tentang paradigma secara lebih sistematis. Paradigma dalam beberapa pengertian adalah sebagai berikut: 1) Cara memandang sesuatu, 2) Dalam ilmu pengetahuan artinya menjadi model, pola, ideal. Dari model-model ini fenomenon yang dipandang dijelaskan, 3) Totalitas premis-premis teoritis dan metodologis yang menentukan atau mendefinisikan suatu studi ilmiah konkret. Dan ini melekat di dalam praktek ilmiah pada tahap tertentu, 4) Dasar untuk menyeleksi problem-problem dan pola untuk memecahkan problem-problem riset.

Pada intinya paradigma adalah ibarat kacamata untuk melihat sebuah masalah dari sudut pandang tertentu dan menjadi dasar atau alasan bagi seseorang untuk bersikap, dia mempengaruhi cara kita melihat segala sesuatu dalam hidup kita layaknya sumber dari pedoman untuk menempatkan diri.

15 July 2013

Demokrasi Terburuk vs Demonstran Terbaik



Ada hal yang cukup unik di Majalah TIME edisi Vol. 182 No. 4. Di dalam edisi kali ini, majalah TIME membahas seputar kudeta yang terjadi di Mesir. Dalam penuturannya, majalah TIME mengatakan bahwa apa yang saat ini sedang terjadi di Mesir adalah sebuah KUDETA karena semua syarat untuk terjadinya kudeta telah terpenuhi.

TIME mengomentari bahwa situasi Mesir saat ini masuk dalam kategori demokrasi paling buruk di dunia. Bagaimana militer dengan paksa menjatuhkan pemerintahan berdaulat yang terpilih berdasarkan suara pemilu yang notabene merupakan suara rakyat. Bahkan majalah TIME kali ini menjadikan situasi Mesir menjadi cover depan.

Nah, cover depannya inilah yang sangat unik dimana cover depannya menunjukkan dua sisi yang berbeda dan ditandai dengan perbedaan latar warna.

Latar di sebelah kanan diberikan latar merah dan berjudul “World’s Worst Democrats” (Demokrasi Terburuk di Dunia), maksud dari bagian ini adalah kudeta yang dilakukan oleh militer Mesir kepada Presiden Muhammad Morsi yang pada realitanya menelan banyak sekali koran jiwa dan luka – luka.

Di sisi lainnya diberi latar putih yang berjudul “World’s Best Protester” (Demonstran Terbaik di Dunia), maksudnya adalah para demonstran pro Moursi yang turun ke jalanan menuntut dikembalikannya pemerintahan kepada Presiden Mouhammad Moursi. Demonstran ini dijuluki “World’s Best Protester” karena aksi yang mereka lakukan begitu damai, dimana dalam aksi ini mereka seimbangi dengan ruhiyah dan semangat jihad yang tinggi.

Dan terakhir di bagian bawah tertulis “The Street Rules” (Jalanan akan Menang), ini merupakan prediksi TIME bahwa para pendukung Mursi pada akhirnya akan mendapatkan apa yang mereka tuntut saat ini.

Dari bumi Indonesia ini kita mendoakan semoga Presiden Mursi segera kembali dan membawa Mesir serta Islam semakin kuat.

08 July 2013

Apa sih Keuntungannya Menjadi Penulis?



Di Indonesia saat ini mungkin profesi penulis masih belum sebooming profesi lainnya seperti programmer, dokter atau guru. Bahkan terfikirkan untuk menjadi penulis dan menerbitkan sebuah masterpiece dalam bentuk bukupun sepertinya tidak sedikitpun terlintas di dalam fikiran. Bener gag?

Padahal syarat suatu tulisan untuk dapat dikatakan sebagai buku hanyalah 49 halaman. Namun ternyata hal inipun masih belum bisa membuat banyak orang berfikir bahwa menulis buku itu mudah dan gampang. Masih saja merasa menulis 50, 60 bahkan 70 halaman itu terasa sangatberat dan godaan untuk menyelesaikannya itu sangatlah banyak. Mulai dari rasa malas, frustasi dan berbagai macam alasan klasik lainnya. Heumh…

Padahal dengan menjadi penulis buku ada banyak hal bermanfaat yang bisa kita dapatkan, apa saja?
Memberi arti bagi diri sendiri dan dunia. Dengan menjadi penulis dan
mengeluarkan berbagai karya, maka secara tidak langsung kita telah memberikan arti bagi diri kita dan dunia ini. Buku tersebut menjadi aktualisasi diri kita terhadap ilmu dan gagasan yang kita miliki dan gagasan serta ilmu yang kita miliki tersebut akan memberikan arti bagi siapapun yang membacanya. Apa lagi jika yang kita tinggalkan itu sangat bermanfaat.
Bukupun menjadi pengakuan atas eksistensi penulis terhadap keilmuwan yang ia miliki. Secara tidak langsung orang – orang yang telah menulis buku akan dianggap memiliki kapasitas dan kapabilitas lebih dibandingkan yang lain sehingga para penulis sering diundang untuk mengisi kajian, seminar atau bedah buku.
Buku akan menjadi cahaya yang membuat orang lain lebih memahami kehidupan dan menjadi sedekah jariyah kita. Apapun buku yang kita tulis dan buku tersebut memberikan suatu ilmu maka akan menjadi suatu pencerahan bagi pembacanya dan insya Allah akan menjadi ladang sedekah jariyah bagi penulisnya J
Buku bisa juga menjadi sumber penghidupan.Dengan penjualan buku dan tingginya minat pasar terhadap buku tersebut akan membuka pintu rezeki bagi sang penulis. Seperti halnya JK Rowling yang bisa menjadi sangat kaya dari novelnya Harry Potter

Itulah beberapa contoh manfaat yang akan kita dapatkan dengan menulis dan menerbitkan buku. So, tunggu apa lagi untuk menulis buku kawan?

27 June 2013

Bagaimana Sih Caranya Menjaga Fokus?



Salah satu alasan penyebab banyak orang gagal atau tidak maksimal dalam mencapai target atau tujuan yag telah mereka tetapkan adalah ketidakmampuan dalam menjaga fokus. Fokus ini menjadi hal yang sangat penting untuk mencapai tujuan dan mendapatkan hasil yang terbaik karena dengan fokus kita mampu mensinergikan dan menyatukan energi – energi dan pemikiran – pemikiran menjadi satu sehingga menghasilkan hasil yang terbaik.

Jika kita ingin menganalogikannya, seperti sebuah kaca pembesar/LUP yang mampu memusatkan energi panas matahari yang tersebar sehingga mampu membakar benda yang dituju. Seperti gambar di bawah ini:

Kita dapat melihat betapa fokus akan menghasilkan hasil yang terbaik, oleh karena itu penting bagi kita untuk menjaga fokus!

Menjaga fokus ini memang tidaklah mudah. Untuk meraih tujuan, apalagi tujuan besar, kita perlu kesabaran karena mungkin memerlukan waktu yang lama untuk mencapai tujuan tersebut. Selama proses mencapai tujuan, akan ada banyak hal yang mengganggu dan membuyarkan fokus kita. Jika kita tidak bisa menjaga fokus, maka tercapainya tujuan akan lebih lama bahkan gagal. Menjaga fokus memang tantangan banyak orang.
OK, sekarang kita akan bahas bagaimana cara menjaga fokus dari mulai menetapkan tujuan sampai tujuan tersebut dicapai. Cara-cara menjaga fokus sebenarnya sederhana, bahkan seperti terlihat aneh. Inilah mungkin yang menyebabkan banyak orang yang tidak berusaha untuk menjaga fokus. Karena merasa ribet atau menganggapnya sepele.
Sudahkah Anda menetapkan tujuan? Anda tidak akan fokus jika Anda belum menetapkan tujuan. Jadi langkah-langkah dibawah ini hanya bisa dilakukan setelah Anda menetapkan tujuan.
Trik-trik Menjaga Fokus

1. Ada pengingat atau yang mengingatkan. Kita akan kehilangan komitmen jika kita lupa dengan tujuan kita. Dengan berbagai kesibukan dan kewajiban yang harus kita lakukan setiap hari, kadang kita terlupakan untuk berusaha mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Jadi, harus ada pengingat bahwa Anda sedang mencapai tujuan tertentu. Ada banyak ide agar ada pengingat setiap hari:
  • Menempel gambar yang berkaitan dengan tujuan kita di tempat yang setiap hari pasti terlihat. Misalnya Anda cari foto mobil yang Anda ingingkan, kemudian tempel di lemari es atau di kamar tidur Anda. Setidaknya, Anda akan teringat terus setiap hari bahwa Anda sedang mencapai tujuan tertentu.
  • Bekerja sama dengan orang lain, bisa keluarga, untuk saling mengingatkan dalam upaya mencapai tujuan.
  • dan lain-lain

2. Menghujamkan tujuan Anda ke pikiran bawah sadar Anda. Jika tujuan sudah terhujam dalam pikiran bawah sadar Anda, maka secara otomatis Anda akan teringat kepada tujuan Anda atau tindakan Anda akan diarahkan secara otomatis menuju tujuan Anda. Caranya:
  • Mereview atau membaca tujuan Anda secara berulang-ulang. Dengan suara lantang lebih bagus.
  • Tulis tujuan Anda, dengan tulisan tangan, berulang-ulang. Sampai ratusan kali.
  • Melakukan visualisasi tujuan Anda.

3. Miliki mental juara. Mental juara akan mendorong Anda untuk mencapai tujuan Anda secepat mungkin. Seseorang yang memiliki mental juara tidak akan pernah menunda-nunda. Tidak akan mudah terganggu pikirannya oleh hal lain. Dengan memiliki mental juara, Anda akan lebih mudah untuk menjaga fokus.

11 June 2013

Kita Punya Sumber Daya Mental yang Sama Kok



Pada dasarnya kita semua memiliki sumber daya mental yang sama. Baik mereka yang hidup di jepang, di amerika atau di afrika sekalipun tetap memiliki sumber daya mental yang sama. Sumber daya mental inilah yang membuat kita mampu mempengaruhi orang lain, meningkatkan kepercaaan diri, kreatif dan sebagainya.

Mungkin banyak diantara anda yang masih belum percaya bahwa setiap manusia memiliki sumber daya mental yang sama. Ya, wajar saja karena memang hal ini sangat sedikit orang yang menerangkan dalam kehidupan kita, bahkan sekolahpun tidak pernah menjelaskan secara spesifik mengenai modal mental ini.

Untuk mempercayai hal ini, coba kembali pelajari kembali ilmu tentang otak dan saraf manusia. Dari pelajaran ini coba teliti dengan seksama apakah setiap manusia memiliki konstruksi otak yang sama dan sistem saraf yang sama. Coba teliti sekali lagi. Sudah? Bagaimana hasilnya? YA!! Saya yakin anda pasti menemukan bahwa setiap manusia memiliki konstruksi otak yang sama dan memiliki sistem saraf yang sama. Dimanapun manusia tersebut dan dari etnis apapun ia, pasti memiliki konstruksi saraf yang sama. Inilah sumber daya mental kita kawan. Sumber daya yang menjadi modal kita untuk mencapai kesuksesan.

Jikalau kita menganalogikan dalam dunia komputer, maka kita semua memiliki hardware (perangkat keras) yang sama. Lalu, mengapa selalu ada perbedaan yang mencolok antara satu manusia dengan manusia lainnya? Kenapa ada yang pandai dan ada yang dicap bodoh? Kenapa ada yang kreatif dan ada yang cenderung statis?

Kawan, mereka bukanlah pribadi – pribadi yang memiliki hardware yang lebih dari diri kita, hardware kita tetap sama, namun ‘software’ yang ada didalamnya lah yang membedakan antara kita dengan mereka. Software ata program inilah yang membuat mereka termotivasi, lebih focus, lebih giat dan lebih efektif dalam berkomunikasi.

Tahukah anda jikalau otak kita sedang bekerja dalam modus optimal , otak kita akan mampu memproduksi bentuk apapun baik dari pemikiran atau tingkah laku kita sehingga memberikan hasil yang kita inginkan.

Setiap orang dilahirkan dengan susunan neurologi dasar yang hampir sama. Kita memiliki kira – kira 1000 miliar sel saraf di dalam otak kita, dimana setiap sel mampu memproses informasi dengan kecepatan yang jauh lebih cepat daripada sebuah computer yang canggih. Jikalau ada orang yang ingin membangun sebuah computer yang secanggih otak kita, maka panjang computer tersebut adalah lima puluh kali lapangan sepakbola dan tingginya setinggi patung liberty. Waw..!!

Jadi, apa masih merasa minder kawan?

28 May 2013

Tiada Pernah Ada Kata Berhenti untuk Belajar!



Saya cukup tergelitik untuk membahas suatu quote dari Philip B. Corsby ,” Ada teori tingkah laku manusia yang mengatakan bahwa secara bawah sadar, manusia menghambat pertumbuhan intelektualnya sendiri. Mereka bergantung kepada klise dan kebiasaan. Begitu mereka mencapai usia kenyamanan pribadi mereka sendiri dengan dunia, mereka tidak lagi belajar dan pikiran mereka menganggur selama menjalani sisa kehidupan. Mungkin mereka maju dalam perusahaan, bersemangat dan ambisius, bahkan bekerja keras siang malam. Tetapi mereka tidak pernah belajar.”

Quote ini seketika mengingatkan saya akan fenomena mahasiswa yang memutuskan untuk bekerja dan tidak melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dengan alasan karena merasa telah lelah belajar. Banyak bukan yang menggunakan alasan ini untuk tidak lagi melanjutkan sekolah atau kuliah? Atau jangan – jangan hal ini juga sempat tercetus dalam benak anda? J

Belajar bukan hanya sekedar seremoni di ruang kelas saat sekolah atau kuliah. Bukan hanya saat ada guru atau dosen yang mengajarkan sesuatu kepada kita. Bukan hanya saat ada tugas yang harus kita kumpulkan keesokan harinya. Tidak kawan, belajar bukanlah sesederhana itu. Belajar itu memiliki arti yang jauh lebih luas.

Dimulai semenjak kita masih di dalam kandungan hingga nanti saat raga dan nyawa berpisah, selama itulah waktu belajar yang kita miliki. Dimulai dari mata ini terbangun dari alam mimpi hingga saat mata ini kembali terpejam, selama itulah proses belajar itu takkan pernah berhenti. Setiap hal yang terlihat oleh mata, setiap sentuhan yang dirasa oleh jari, setiap langkah yang telah ditempuh oleh kaki ini maka sejauh itu pulalah proses belajar ini akan kita lakoni. Sejatinya, tidak akan pernah ada kata berhenti untuk belajar.

Setiap hal baru yang kita temui di kehidupan ini adalah bukti bahwa setiap hari kita tumbuh dan selalu belajar. Semakin banyak hal baru yang kita temui maka semakin cepat akselerasi pembelajaran kita. Semakin banyak hal baru yang kita temui, maka akan semakin capat kita tumbuh. Maka, sejatinya tidak akan pernah ada kata berhenti untuk belajar.

09 May 2013

Apa itu Tarbiyah Dzatiyah?



Tarbiyah Dzatiyah, mungkin belum banyak yang mengetahui secara luas apa yang dimaksud dengan tarbiyah dzatiyah. Nah, oleh karena itu di artikel kali ini saya akan sedikit membahas tentang tarbiyah dzatiyah.
Tarbiyah Dzatiyah ialah sejumlah sarana tarbiyah (pembinaan), yang diberikan orang Muslim, atau Muslimah, kepada dirinya, untuk membentuk keperibadian Islami yang sempurna di seluruh sisinya; ilmiah, iman, akhlak, sosial, dan lain sebagainya, dan naik tinggi ke tingkatan kesempurnaan sebagai manusia. Atau dengan kata lain, Tarbiyah Dzatiyah ialah tarbiyah seseorang terhadap diri sendiri dengan dirinya sendiri.
Oleh karena itu, tarbiyah dzatiyah berbeda dengan tarbiyah jama’iyah (kolektif) yang biasa dilakukan dengan bersama – sama dalam forum – forum umum, seperti ceramah/khutbah di masjid, kajian, dll.
Mengapa kita harus melakukan tarbiyah dzatiyah?
Melakukan Tarbiyah Dzatiyah menjadi hal yang sangat “urgent” bagi setiap muslim, terutama dalam kondisi zaman yang serba kacau balau saat ini, jelas hal ini akan menjadi hal yang sangat penting . Kenapa begitu?
1.   Untuk menjaga diri sendiri
Tarbiyah seorang Muslim terhadapmerupakan suatu upaya untuk melindungi dirinya dari siksa Allah ta’ala dan menghindari neraka-Nya. Tidak diragukan lagi, menjaga diri sendiri itu mesti lebih diutamakan, daripada menjaga orang lain.  Hakikat ini di tegaskan dalam firman Allah ta’ala,
      “Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya
       adalah manusia dan batu.” (At-Tahrim: 6).
      Arti menjaga diri dari api neraka, seperti dikatakan Ibnu Sa’di rahimahullah, ialah dengan mewajibkannya diri mengerjakan perintah Allah ta’ala, menjauhi larangan-Nya, bertaubat dari apa saja yang dimurkai-Nya dan mendatangkan siksa.
       Inilah makna Tarbiyah Dzatiyah dan salah satu tujuannya.
2.   Jika Anda tidak Mentarbiyah  (Membina) Diri Anda, Siapa yang Mentarbiyah Anda?
      Siapa yang mentarbiyah seseorang saat ia berusia lima belas tahun, atau dua puluh tahun, atau tiga puluh tahun, atau lebih? Jika ia tidak mentarbiyah diri sendiri, siapa yang mentarbiyahnya? Atau jika tidak ada pihak lain yang mempengaruhinya? Sebab, kedua orang tuanya secar khusus, atau manusia secara umum berkeyakinan ia telah dewasa, lebih tahu apa yang mendatangkan maslahat bagi dirinya, atau mereka (orang tua dan manusia lainnya) sibuk dengan pekerjaan mereka, hingga tidak punya waktu untuk mengurusinya. Walhasil, jika ia tidak mentarbiyah diri sendiri, ia kehilangan waktu-waktu ketaatan dan moment-moment kebaikan. Hari dan umur terus bergulir, sedang ia gagal mengetahui titik lemah dirinya dan ketidak beresannya. Akibatnya, ia rugi saat kematian menjemput. Allah ta’ala berfirman,
     “(Ingatlah) hari Allah mengumpulkan kalian pada hari pengumpulan.” (At-Taghabun:9). 
3.  Karena pada yaumul mizan nanti kita dihisab sendiri – sendiri
Hisab pada Hari Kiamat oleh Allah ta’ala kepada hamba-hamba-Nya bersifat individual, bukan bersama – sama  (kolektif). Artinya setiap orang kelak dimintai pertanggungan jawab tentang diri dan sepak terjang – nya, baik perbuatan baik atau buruknya, kendati ia mengklaim orang lain menjadi penyebab kesesatan dan penyimpangannya. Kendati ada klaim seperti itu, mereka wajib dihisab bersama dirinya.
     Allah ta’ala berfirman,    “Dan setiap mereka datang kepada Allah pada Hari Kiamat dengan sendiri-sendiri.” (Maryam:95)       
Allah ta’ala berfirman, “Dan setiap manusia telah Kami tetapkan amal perbuatannya di lehernya dan Kami keluarkan baginya       pada Hari Kiamat kitab yang dijumpainya terbuka. Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada wa-       ktu ini sebagai penghisab terhadapmu.” (Al-Isra’ : 13-14)
Disebutkan di hadist bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,      “Setiap orang dari kalian pasti diajak bicara Tuhannya, tanpa penerjemah antara dirinya dengan-Nya.”      (Muttafaq Alaih).
Karena itu, barangsiapa mentarbiyah dirinya, insya Allah, hisabnya diringankan dan ia selamat dari siksa, dengan rahmat Allah ta’ala.
4.   Tarbiyah Dzatiyah itu Lebih Mampu Memberikan Perubahan yang Berarti
      Setiap orang pasti punya aib, atau kekurangan, atau melakukan kelalaian dan maksiat, baik maksiat kecil atau dosa. Jika masalahnya seperti itu, ia perlu memperbaiki seluruh sisi negatif pada dirinya sejak awal, sebelum sisi negatif tersebut membengkak. Dan, seseorang tidak dapat meluruskan kesalahan-kesalahannya, atau memperbaiki aib-aibnya, dengan sempurna dan permanen, jika ia tidak melakukan upaya perbaikan ini, dengan Tarbiyah Dzatiyah, karena ia lebih tahu diri sendiri dan rahasianya. Jika ia menginginkan pembinaan dirinya, ia juga lebih mampu mengendalikan dirinya menuju manhaj tertentu, perilaku utama, dan gerakan yang bermanfaat.
5.   Tarbiyah Dzatiyah adalah Sarana Tsabat (Tegar) dan Istiqamah
      Setelah bimbingan Allah ta’ala, Tarbiyah Dzatiyah adalah sarana pertama, yang membuat orang Muslim mampu tsabat (tegar) di atas jalan iman dan petunjuk, hingga akhir kehidupannya. Tarbiyah Dzatiyah juga garis pertahanan terdepan dalam melawan beragam fitnah dan bujuk rayu, yang menyerang orang Muslim pada zaman dewasa ini dan membujuknya dengan deras untuk menyimpang, gugur (dari jalan dakwah), loyo, malas, merasa takut akan masa depan, dan putus asa akan realitas sekarang. Di aspek ini, perumpamaan arbiyah Dzatiyah ialah seperti phon, yang jika akar-akarnya menancap kuat di bumi, maka pohon tersebut tetap kokoh, kendati terkena angin dan badai.
6.   Sarana Dakwah yang Paling Kuat
      Esensinya, setiap orang Muslim dan Muslimah adalah dai ke jalan Allah ta’ala.ia memperbaiki kondisi yang ada, mengajar, memberi taujih (arahan), dan mentarbiyah. Agar ia diterima manusia, baik sanak kerabatnya atau orang-orang yang jauh darinya, dan mempunyai kekuatan melakukan perbaikan dan perubahan di kehidupan mereka, ia perlu bekal kuat. Dan, cara efektif untuk mendakwahi mereka dan mendapatkan respon mereka ialah ia menjadi qudwah (panutan) yang baik dan teladan istimewa, di aspek iman, ilmu, dan akhlaknya. Qudwah tinggi dan pengaruh kuat tersebut tidak dapat di bentuk oleh sekian khutbah dan ceramah saja. Namun, dibentuk oleh Tarbiyah Dzatiyah yang benar.
7.   Cara yang Benar dalam Memperbaiki Realitas yang Ada
      Adakah di antara kaum Muslimin yang tidak merasa prihatin dengan kondisi yang ada pada umat Islam, di berbagai aspek kehidupan mereka, baik aspek keagamaan, atau ekonomi, atau politik, atau pers, atau sosial, atau aspek-aspek lainnya? Jawabnya, tentu tidak ada. Tapi, bagaimana kiat memperbaiki realitas pahit yang dialamiumat kita sekarang? Apa langkah efektif untuk melakukan perbaikan? Dengan ringkas, langkah tersebut dimulai dengan Tarbiyah Dzatiyah, yang dilakukan setiap orang dengan dirinya, dengan maksimal, syumul (universal), dan seimbang. Sebab, jika setiap individu baik, baik pula keluarga, dengan izin Allah ta’al. Lalu, dengan sendirinya, masyarakat jadi baik. Begitulah, pada akhirnya realitas umat menjadi baik secara total, sedikit demi sedikit.
8.   Karena Keistimewaan Tarbiyah Dzatiyah
Urgensi Tarbiyah Dzatiyah lainnya ialah mudah diaplikasikan, sarana-sarananya banyak, dan ada terus pada orang Muslim di setiap waktu, kondisi, dan tempat, seperti akan dijelaskan kemudian. Ini berbeda dengan Tarbiyah Ammah (pembinaan umum), yang punya waktu-waktu tertentu, atau tempat-tempat khusus.

26 April 2013

Urgensi Paradigma Bagi Gerakan



Mahasiswa sebagai kaum pelajar di tingkat perguruan tinggi yang yang berintelektual akademisi muda yang merupakan aset bangsa yang paling berharga. Mereka beraktifitas dalam sebuah universitas yang merupakan simbol keilmuan. Kampus sebagai tempat belajar Mahasiswa, sampai saat ini masih dianggap sebagai benteng moral bangsa yang masih obyektif dan ilmiah. Mahasiswa sebagai agen perubahahan (Agen of Change) seringkali menjadi pemicu dan pemacu perubahan-perubahan dalam masyarakat. Perubahan-perubahan yang diinisiasi oleh mahasiswa terjadi dalam bentuk teoritis maupun praktis.

Mahasiswa dengan segala potensi dan kelebihan kesempatan yang telah dimilikinya memiliki banyak peran strategis untuk dikembangkan. Idealisme mahasiswa yang dibangun dengan dasar intelektualitas, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat menuntut mahasiswa untuk bisa memberikan yang terbaik. Hal ini juga menjadi suatu modal penting untuk menunjang pergerakan mahasiswa.

Setiap gerakan pasti memiliki landasan untuk bergerak, namun terkadang lupa atau tidak mampu mendefinisikan keberadaan gerakan tersebut melalui paradigma atau cara pandang yang tepat sehingga mudah dipahami dan diterima oleh sistem sosial yang ada. Pada akhirnya pergerakan yang hebat itu mengalami ketidakjelasan arah dan berhenti total karena ideologi dan paradigmanya tidak berlaku lagi bagi manusia.

Di dunia ini, terdapat banyak pergerakan revolusioner yang telah mencapai suatu tahapan yang sangat tinggi dalam usahanya untuk menguasai dunia seperti Nazi ataupun fasisme. Namun dalam pergerakan mereka di dunia ternyata banyak pertentangan yang mereka hadapi karena banyak individu yang menentang ideologi yang mereka bawa. Mereka bersikap layaknya penguasa dunia dan berbuat seenaknya. Mereka merasa bahwa kaum mereka lebih tinggi derajatnya daripada bangsa yang lain sehingga dengan idologi tersebut mereka berhak menjajah dan menindas bangsa yang lain. Kesalahan mereka bukan semata karena ideologi yang mereka bawa tidak sesuai dengan masyarakat, tetapi juga karena paradigma yang mereka bawa memandang segala sesuatunya melalui kacamata keserakahan dan memaksakan ideologi mereka melalui paradigm penjajahan terhadap bangsa yang lain.

Islam berbeda dengan apa yang mereka lakukan. Paradigma pergerakan dalam Islam seperti yang dijelaskan dalam buku Api Sejarah bukanlah untuk menjajah atau menguasai suatu tatanan masyarakat dengan kekerasan. Islam datang dengan kasih sayang dan kelembutan. Islam bertujuan untuk memperbaiki akhlak masyarakat, menumpas kebathilan, menegakkan keadilan, dan menumpaskan seluruh kemungkaran di atas bumi ini. Oleh karena itulah Islam merupakan ideologi yang bersifat universal dan dapat diterima oleh umat manusia. Islam lahir dengan kesemurnaannya sehingga sudah wajar jika Islam menjadi satu – satunya ideologi yang digunakan di dunia ini.

Oleh karena itu paradigma sangatlah penting bagi sebuah gerakan karena menjadi sebuah landasan dalam bersikap, bergerak, dan menjadi cara pandang dalam menghadapi segala tantangan yang ada dalam perjalan gerakan tersebut menuju cita-cita yang diperjuangkannya. Paradigma gerakan menjadi jalur bagi gerakan menuju cita-cita yang akan mereka capai.

10 April 2013

Al-Quran : Bacaan yang Mencapai Puncak Kesempurnaan



Disadur dari buku Lentera Hati, M. Quraish Shihab.


Al-Qur’an secara harfiah berarti “bacaan yang mencampai puncak kesempurnaan”. Al-Qur’an Al-Karim berarti “bacaan yang Mahasempurna dan Mahamulia”. Kemahamuliaan dan kemahasempurnaan “bacaan” ini agaknya tidak hanya dapat dipahami oleh para pakar, tetapi juga oleh semua orang yang menggunkan ‘sedikit’ pikiran.

Tidak ada satu bacaan pun sejak peradaban tulis-baca dikenal limaribu tahun yang lalu, yang dibaca baik oleh orang yang mengerti artinya maupun tidak kecuali “bacaan yang mahasempurna dan mulia ini”. Bahkan, anehnya, juara membacanya adalah mereka yang bahasa ibunya bukan bahasa Al-Qur’an. Bukankah juara-juara MTQ tingkat internasional sering kali diraih oleh putra-putri bangsa kita?

Tidak ada satu bacaan pun, selain Al-Qu’an, yang dipelajari dan di ketahui sejarahnya bukan sekedar secara umum, tetapi ayat demi ayat, baik dari segi tahun, bulan masa dan musim turunnya malam atau siang, dalam perjalanan atau di tempat berdomisili penerimanya (Nabi saw.), bahkan “sebab-sebab serta saat-saat turunnya”.

Tidak ada satu bacaan pun, selain Al-Qur’an yang dipelajari redaksinya, bukan hanya dari segipenerapan kata demi kata dalam susunannya serta pemilihan kata tersebut, tetapi mencakup arti kandungannya yang tersurat dan terdirat sampai pada kesan-kesan yang ditimbulkannya dan yang dikenal dalam bidang studi Al-Qur’an dengan tafsir isyari.

Tidak ada satu bacaan pun, selain Al-Qur’an, yang dipelajari, dibaca, dan dipelihara aneka macam bacaannya- yang jumlahnya lebih dari sepuluh – serta ditetapkan kara-cara membacanya – mana yang harus dipanjangkan atau dipendekkan, dipertebal ucapannya atau diperhalus, di mana tempat-tempat berhenti yang boleh, yang dianjurkan atau di larang, bahkan sampai pada lagu dan irama yang diperkenankan dan yang tidak. Bahkan, lebih jauh lagi, sampai pada sikap dan etika membaca pun mempunyai aturan-aturan tersendiri.

Tidak ada satu bacaan pun, selain AlQur’an, yang di atur dan di pelajari tata-cara penulisannya, baik dari segi persesuaian dan perbedaan dengan penulisan masa kini, sampai pada mencari rahasia perbedaan penulisan kata-kata yang sama seperti penulisan kata “bismi” yang pada wahyu pertama ditulis dengan mengunakan huruf alif setelah ba’. Sedangkan pada ucapan bismillah ditulis tanpa alif dan kemudian ditemukan pertimbangan-pertimbangan yang sangat mengagumkan dari perbedaan-perbedaan tersebut.

Pernahkah Anda mengetahui satu bacaan yang sifatnya seperti ini? Kalau tidak, wajarlah bila Kalam Ilahi yang disampaikan Jibril kepada Nabi Muhammad saw.ini dinamainya Al-Qur’an, bacaan yang mencapai puncak kesempurnaan.

02 April 2013

Mengapa Harus Ada Kaderisasi dalam Organisasi?


Mungkin banyak yang heran sekaligus masih bertanya – tanya kenapa harus ada kaderisasi dalam setiap organisasi. Baik itu di organisasi – organisasi di kampus ataupun organisasi kemasyarakatan pasti memiliki satu bagian yang mengurus kaderisasi. Apa sebegitu pentingnya kaderisasi untuk organisasi?? Mari kita telaah secara bersama – sama.

Sebelum lanjut ada sebuah cerita yang mungkin bisa memberikan sedikit gambaran tentang kaderisasi, sok dinikmati ya..