28 August 2013

Pemuda dan Kualitas Diri

Salah stau hal yang membuat peran kaum muda menjadi begitu sentral dan penting adalah karena keberadaan para pemuda ini memberikan sinyal yang membangkitkan semangat perubahan. Jiwa pemuda yang masih “segar” dan “baru” membuat para pemuda memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan mereka yang sudah lebih senior.

Kaum muda cenderung lebih berani dalam mengambil keputusan, tanpa takut dan gentar dalam menghadapi resiko yang akan mereka hadapi walaupun terkadang pengambilan keputusan ini dilakukan dengan agak gegabah. Hal ini disebabkan oleh jiwa mereka yang bergejolak dan menyala – nyala.

Selain semangat perubahan dan jiwa pemberontak, kaum muda memiliki keunggulan dalam segi fisik. Kaum muda memiliki fisik yang lebih segar, otot yang kuat dan semangat serta kecerdasannya sangat bisa diandalkan. Gejolak jiwa muda inilah yang sering kali membawa pergolakan peradaban.

Akan tetapi, untuk menjadi sosok pemuda yang mampu merubah peradaban bukanlah perkara yang mudah. Mereka adalah pemuda – pemduda yang memiliki kualitas diri yang bisa diandalkan. Kita ambil contoh seorang Napoleon Bonaparte, tentu ia tidak akan bisa diangkat menjadi seorang panglima perang jika tidak memiliki teknik memimpin pasukan dan pertempuran yang brillian. Begitu juga dengan Aleksander Agung, walaupun ia anak dari seorang raja, akan tetapi jika tanpa kemampuan memimpin yang mumpuni, mustahil ia akan bisa menjadi salah satu raja terbesar dalam sejarah romawi, bahkan namanya lebih harum dari nama ayahnya.

Begitulah, seorang pemuda tidak mungkin bermetamorfosis menjadi seorang tokoh besar yang mampu melakukan perubaha jika tidak memiliki kualitas individu yang mumpuni. Tidak akan bisa nama seorang pemuda yang “biasa – biasa saja” tertulis dengan tinta emas dalam lembaran sejarah. Kualitas pemuda ini terdiri dari berbagai macam aspek seperti intelektual, kepemimpinan hingga finansial.

Dari sekian banyak modal untuk mencapai kesuksesan para pemuda, salah satu yang cukup penting bagi pemuda untuk berdaya saing justru terletak dalam karakter pribadinya. Apabila seorang pemuda memiliki bekal intelektual dan materi yang cukup namun tidak memiliki mental yang kuat untuk berhasil, maka sia – sialah kelebihan yang dimilikinya tersebut. Oleh karena itu dibutuhkanlah karakter pemuda yang kuat agar ia bisa menjadi sosok yang sanggup mengubah sejarah dan peradaban menjadi lebih baik.

Bagaimana? Apa anda setuju? Atau anda memiliki pendapat lain?

0 comments:

Post a Comment