Jangan Kecewakan Pelanggan Anda

Kenapa kita harus menjaga "kepuasan" dari pelanggan kita? Karena jika mereka kecewa, maka itu akan menjadi sebuah virus yang menyebar dan akan membuat buruk reputasi dan nama usaha kita.

Jadilah Pelita

Pada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah sahabatnya. Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita. Orang buta itu terbahak berkata: “Buat apa saya bawa pelita? Kan sama saja buat saya! Saya bisa pulang kok.”

Warisan Bangsa Indonesia yang Terlupakan!!!

ob main tebak – tebakan yuk… Saya yang ngasih pertanyaan ya… Ayo kita mulai… Ayo tebak kira – kira siapa saja motivator dunia yang quote nya paling sering dikutip? Entah itu oleh motivator lokal kita kaya mario teguh, andrie wongso bahkan marshanda atau bahkan oleh kita sendiri.

WebQual, Metode untuk Menilai Kualitas Website. Bagaimana bentuknya?

Okeeee… Kita lanjutin pembahasan tentang Web Quality Dimension yuk hari ini. Nah, di hari ini saya ingin menerangkan tentang WebQual.. Wah makanan apaan itu?

Apa Makna Ukhuwah Bagimu Kawan?

Apakah arti kebersamaan dan persaudaraan bagimu kawan? Seperti apakah makna ukhuwah yang kau yakini? Adakah rasa yang tertancap di hati antara kita sama atau justru berbeda?

24 November 2013

WebQual, Metode untuk Menilai Kualitas Website. Bagaimana bentuknya?



Okeeee… Kita lanjutin pembahasan tentang Web Quality Dimension yuk hari ini. Nah, di hari ini saya ingin menerangkan tentang WebQual.. Wah makanan apaan itu?

WebQual itu teknik atau metode yang kita gunakan untuk mengukur kualitas website dengan berdasarkan persepsi pengguna akhir (end user).

Barnes dan Vidgen mengatakan bahwa WebQual disusun berdasarkan 3 dimensi yang akhirnya membentuk kualitas desain web, yakni:

- Kualitas Informasi Website (Web Information Quality)

- Kualitas Desain Web (Site Design Quality)

- Kualitas Penggunaan (Usability Quality)

Nah setelah kita tahu WebQual itu apa, kita akan membahas tentang Kualitas Informasi Website. Kira – kira nih menurut teman – teman website seperti apa sih yang memiliki kualitas informasi yang baik?

Setidaknya ada tiga hal yang bias menjadi parameter sebuah website memiliki kualitas informasi yag baik, yaitu:

- Akurat, yang berarti informasi di dalam website harus bebas dari pembiasan penafsiran dan tujuan informasi dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah oleh pembaca.

- Tepat pada Waktunya, Informasi yang dihasilkan up to date dan tidak using.

- Relevan, berarti informasi yang disediakan oleh website akan memberikan manfaat bagi penggunanya

Oke, sekarang masuk poin kedua ya, yakni Kualitas Desain Web. Maksud dari kualitas desain web meliputi bagaimana kemampuan web dalam memberikan tampilan dan interface yang memiliki nilai estetika dan fungsi yang maksimal. Termasuk bagaimana website menata informasi, tampilan menu, pemilihan warna dan font.

Lalu kalau kualitas penggunaan meliputi kemudahan dalam mempelajari dan dimengertinya informasi yang diberikan oleh website. Termasuk juga kemudahan dalam penelusuran, pengoperasian situs dan system navigasi.

Oke hari ini cukup di sini,…. Besok kita sambung lagi ya…. Oke… Keep stay tune in My Website ya..

20 November 2013

Mengenal Lebih Dekat Web Quality Dimension



Wah udah lama ya gag update blog nih.. Maaf hari – hari sekarang disibukkan dengan agenda yang seabrek banyaknya. Jadinya banyak waktu yang seharusnya bias dioptimalkan untuk menulis malah terpakai untuk mengerjakan agenda lain. Harap maklum ya.. J

Hari ini saya akan sedikit demi sedikit menambah isi blog ini dengan materi – materi kuliah yang saya jalani di Univ. Telkom. Jadi untuk teman – teman semua, tema blog ini pastinya bertambah dengan adanya materi kuliah ini. Semoga bermanfaat yah ke depannya dan gag pernah bosen mantengin blog saya.

Oke, dipostingan hari ini saya akan berbicara tentang Web Quality Dimension atau Dimensi Kualitas Website… Apa sih WQD itu? Ayo kita cek..

Web Quality Dimension adalah komponen/faktor yang menjadi parameter dan penentu kualitas dari sebuah website. Jadi, komponen – komponen inilah yang nantinya akan menentukan apakah website tersebut baik atau tidak.

Selain Web Quality Dimension ada juga yang dinamakan dengan Web Based Application. Apalagi tuh? Web Based Application (Aplikasi Berbasis Web) adalah aplikasi – aplikasi yang bias diakses oleh jaringan internet. Semua aplikasi yang ada di web broser juga termasuk ke dalamnya.

Oke… Sampai di sini dulu ya pengenalan tentang Web Quality Dimension.. Insya Allah besok kita lanjutkan lagi sob…

12 November 2013

Apa Makna Ukhuwah Bagimu Kawan?


Apakah arti kebersamaan dan persaudaraan bagimu kawan? Seperti apakah makna ukhuwah yang kau yakini? Adakah rasa yang tertancap di hati antara kita sama atau justru berbeda?

Adakah ukhuwwah terasa manis terasa, sehingga membuat hari – hari kita berwarna, ataukah ukhuwah itu terasa hambar dan tak berasa hingga ada dan tidak adanya mereka tidak berarti apa – apa bagi diri kita? Atau jangan – jangan justru ukhuwah itu terasa pahit? Hingga kedatangan saudara kita justru menyakitkan hati, menyesakkan dada dan membuat hati menjadi gundah gulana. Bagaimana kawan?

Manusia memang makhluk yang tak lepas khilaf dan salah. Tapi tak ada salahnya kita juga berbenah hati, apakah rasa keakuan dan selfcentris kita terlalu dominan hingga terkadang melahirkan keangkuhan dan keakuan?

Ingatlah dahulu bertahun – tahun lamanya ilmu filsafat mencatat bahwa alasan untuk kita berinteraksi dan menjalin hubungan dengan orang lain hanyalah demi kepentingan pribadi atau hanyalah sekedar penyeimbang untuk menjaga egoisme. Darwin kemudian datang dan semakin mempertegas individualitas ini. Bahkan apa yang disampaikan oleh Darwin semakin tajam dimana ia menganggap hubungan sejati adalah persaingan total. Persaingan memperebutkan siapa yang terkuat. Persaingan untuk saling mengalahkan dan menjatuhkan. Apakah serendah itukah hubungan antar manusia? Seego itukah manusia? Semuanya sungguh adalah ‘kebenaran’ yang terasa menyesakkan dan menyakitkan.

Lalu seiring berkembangnya penelitian akhirnya sebutir embun menetes untuk menyegarkan hati kita. Ialah Joseph Henrich, seorang antropolog dari University of Michigan dan koleganya Robert Boyd dari University of California in Los Angeles. Mereka menyimpulkan hal yang menarik. Mereka mengatakan bahwa upaya kerjasama bukan lahir dari hasil kedirian, kemungkinan ini adalah buah dari upaya turun – temurun menjamin kelangsungan dan lestarinya jenis makhluk yang bernama manusia. Bukanlah secara pribadi, melainkan berjamaah.

Henrich dan Boyd menambahkan bahwa manusia dibekali oleh dua kecenderungan dalam meniru. Yang pertama adalah kecenderungan untuk meniru dan menjadi sama dengan kelompok mayoritas. Yang kedua adalah kecenderungan untuk meniru dan menjadi smaa dengan pribadi – pribadi berprestasi. Kedua peniruan ini membuat seluruh manusia setahap demi setahap menuju keberhasilan yang positif. Mereka juga memberikan catatan pada penelitiannya, bahwa kemampuan pribadi – pribadi untuk memberi pemaknaan pada hidupnya, akan pula menguatkan pemaknaan mereka terhadap hubungan yang pada akhirnya membuat kerja sama menjadi suatu kekuatan yang cantik, manis dan agung.

Lalu kembali lagi, bagaimanakah pemaknaan kita terhadap ukhuwwah?